Alam pagi
Penuh bermegah-megahan di sudut waktu
Begitu serumpun pagi berseri
Jendela bersimpun di suhu yang benih
Sungguh di dalam bergeser arah
Di persimpangan rel yang berdiam-diam
Bersandang hening
Sambil waktu telah berputar
Jalan penuh dingin
Berkeliling di tengah sawah
Jauh dekat mengarah hatimu
Berdening sebuah lagu untukmu
Naik kereta
Dia enggan berturun
Ke Bandung-Surabaya
Tak bisa melanjutkan lirik lagu
Karena lupa dalam sambungan lirik
Waktu akan berakhir di sini
Turunkan di kota tujuan
Sampai jumpa esok menjelang siang bergulir
Tanpa dampingi sahabatku
Berteduh padamu hingga esok
Surabaya, 15 April 2017
Tidak ada komentar:
Posting Komentar