Bersama Joko Pinurbo dan Linda Christanty
Joko Pinurbo
Frasa dalam puisi tersebut mempunyai yang punya mendalam. Mengapa sastra merayakan kemanusiaan? Ibarat mencari kemanusiaan dan sastra yang sebenarnya. Teman-teman bercerita karena urusan politik. Jawabannya dunia adalah kepalsuan. Kalau mau sejati maka setia sastra. Dunia sastra membantu kita waras. Dia ingat budi darma melalui sastra bisa melihat gerak-gerik teman yang mengubah pamrih. Dunia sastra bisa melihat struktur batin. Mengapa sastra menempuh di tengah kehidupan? Di dunia pasti melawan kejahatan.
Fungsi sastra adalah bertukar posisi pada orang lain. Puisi ini cenderung ke tokoh. Puisi punya posisi pada dirimu. Makai puisi menanyai apa arti sastra? Sastra memiliki inspirasi pada pembaca. Puisi menerka peristiwa. Kecuali satu menemukan satu jurus sederhana. Nilai dari puisi orang lain berdasarkan struktur batin dan sudut pandang pada orang lain dan menyebut empati dalam sebuah puisi. Puisi ini lebih ke naratif. Dia menulis puisi yang anda lihat. Apa yang menemukan tema yang ditangkap maka membuat puisi. Mengapa lebih ke sastra? Lebih menyingkap pada kehidupan sehari-hari. Intinya puisi mendekatkan posisi terhadap orang lain.
Linda Christanty :
Merayakan Sastra Merayakan Kemanusiaan sebenarnya bermula dari narasi, cerita secara ilustratif. Karena latar belakang keluarga yang wafat maka menjadikan cerita. Di dalam sastra bersama dan bersama sastra dalam membentuk cerita. Ketika meninggal dunia dari hindu. Pertama kali bilang pada seseorang adalah hilang memori atau ingatan. Menurut orang-orang yang percaya ketika dilahirkan oleh bumi oleh ingatan dan ketika yang meninggal dunia ibaratnya ingatan akan hilang. Sastra itu menyingkapi keagamaan, pendekatan, dan tidak akan dilupakan. Ketika lupa bukan manusia tapi karya tetap diabadikan. Mungkin tidak percaya bahwa kemerdekaan yang melibatkan timur-timur karena sastra. Orang yang dipimpin oleh Pandesti atau pengerakan bawah tanah, struktur diplomatik, diploma. Karena meletakan pada kemerdekaan. Ada struktur yang mengaitkan tentang kemerdekaan. Cara yang terbaik adalah menulis surat tentang cinta, persahabatan. Surat dikirim ke bagian barat dan seluruh wilayah. Teringat kembali cerita yang membangun kokoh. Karena cerita dan sastra menjadikan manusia yang martabat. Bagaimana memenuhi peristiwa itu melalui sebuah cerita. Dia menyalurkan cerita pada masyarakat untuk menghibur secara unsur pantun, dan teka-teki. Sastra itu kurang berminat. Ada karya yang diluaskan. Sastra itu bersifat personal dan sembunyi kepadaku yang tak bisa bohong. Karya sastra sebetulnya adalah yang paling jujur dalam mengisahkan hati. Apa sastra mempengaruhi jurnalistik? Dia mempelajari fakta dan opini. Dunia jurnalistik perlu meneliti data dan valid. Sedangkan sastra bisa menyeleksi cerita yang membekas secara personal. Seorang penulis tidak bisa meletak sembarangan. Apa pentingnya sastra dipertahankan? Melalui sebuah kitab suci. Menulis dan sastra jangan hanya berpikir. Salah satu ayat al-quran sebagai kewajiban utama adalah membaca. Bila dihancurkan secara runtuh adalah perpustakaan, buku-buku, dan literasi. Yang bisa menjadi musuh adalah menguasai tulis dan baca. Sastra itu tak ada peradaban dan nenek moyang yang dicatat. Dari cerita tersebut sastra bisa mengugah selera pembaca.
Karya sastra adalah teks yang terbuka. Begitu mendalami sastra yang dibaca akan serentak sebagai sastra. Ketika ditanyai bagaimana menilai karya? Mendalami sastra yang terbaik. Ketika karya sejauh mungkin mempunyai intelektual dan pengetahuan secara analisis dan menikmati. Semua ikan dilangit pemenang DKJ itu cerita yang sederhana yang cukup ganjil. Tokoh dan narator adalah bis kota yang dibuang sampah dan sangat dekat dengan sampah yang puja dan dicintai pada mayat laki-laki yang bersifat menghormati. Settingnya adalah sampah dan suasana yang misteris. Ketika novel anggapan penikmat sastra. Yang lebih ditangkap adalah bagaimana sebenarnya dimana mayat laki yang berada. Lebih dekat pada hubungan manusia dengan tuhan. Karena menilai sastra adalah meluaskan interpretasi yang digali. Karya yang berhasil adalah fikiran yang menyambung dan menguatkan makna dalam sebuah karya sastra. Karya sastra yang lebih terbuka untuk para pembaca yang mengait dengan dunia apapun. Relasi dalam sastra pada menentukan pokok utama dan gagasan utama dalam teks tersebut. Bagian yang menarik adalah sastra yang membangkitkan makna pada pembaca.
Karena madura karena melahirkan penyair yang potensial dalam lima tahun terakhir. Lima atau sepuluh tahun kedepan penyair selalu dipertahankan. Faktor yang dipertahankan adalah daya tahan dan mental yang diciptakan. Dalam cipta karya mendirikan potensi dan memungkin mental. Sastra bisa membantu kecerdasan pada seseorang. Ada dua pandangan pada masa anak-anak. Pandangan pertama anak membaca buku sastra sedangkan kedua membaca buku non sastra. Sarana yang efektif adalah melatih dan membantu imaginasi dalam sebuah teks. Menurut K.H Aqil Siradj memuat artikel di kompas adalah sastra bisa perlawanan pada radikalisme. Banyak muncul tentang ibu. Bahwa ibu adalah membantu imaginasi yang utama dalam sebuah puisi. Jika tidak bisa menulis puisi maka mendatangkan trauma. Solusinya dengan menceritakan humor sebagai diampuh dalam pemikiran dan hilangnya trauma. Dia menyatakan puisi bisa menyelamatkan kegilaan. Puisi dalam hidup bukan sekedar bermain. Tetapi puisi adalah membangun sarana dan prasana dalam sebuah kata. Puisi bukan geografis. Selamat menunaikan Ibadah puisi identik dengan satu kata yaitu puasa. Menghilangkan kegilaan melalui puisi. Puisi celana ibu terasa mengutip kitab suci. Puisi menurut Sapardi Djoko Damono menyampaikan antara api dengan anak-anak. Puisi itu semacam memainkan logika. Bahasa dalam puisi menurut Jokpin adalah sederhana dan simpel. Sesyair apapun bisa mengugah selera terhadap pembaca. Menurut Yehan pelukis
Kartini dalam sastra adalah mengerakan sastra melalui teks. Surat-surat mempengaruhi suatu gerak dalam membedakan posisi laki dan perempuan. "Berbuah dosa mengatasnamakan agama" ungkap Kartini. Hari bumi identik dengan ibu kita. Kemerdekaan indivindual menurut Chairil bisa menulis puisi tanpa takut siapapun. Puisi tidak hanya melangit-langit dan kosong. Puisi celana ibu dan surat kopi ketika berhenti menjadi penyair. Namun di ujung bertengkar pada warga. Salah satu penghilang rasa tidak nyaman adalah daya tahan dan kesabaran. Celana puisi, surat kopi dan sebenarnya ketika masa SMA.
Bagaimana mengungkapkan dilema dan pandangan jurnalistik? Sebenarnya tidak pernah melainkan sastra menyatukan jurnalistik dan propaganda. Membangun propaganda membuat refrensi tulisannya menjadi terbuka. Bedanya otobiografi dengan novel? Otobiografi yang memekat bukan mengarang tapi novel menentukan sebuah cerita yang bisa mengarang. Tan Malaka adalah cerita yang mengisahkan tentang kehidupan dan perjalanan tan malaka. Sedangkan otobiografi hanya kisah hidup seorang tokoh. Kemudian jurnalistik itu tidak bisa menyembunyi rahasia tetapi melibatkan fakta secara jelas. Sekarang pengertian sastra itu secara luas. Dalam jurnalistik bisa membuka fakta. Tapi karya sastra bisa meluaskan fakta, imaginasi dan bahasa yang bermakna. Sastra tidak nyaris gila namun penghilangnya adalah sebuah karya yang membuahkan logika dan permainan kata.
Saya ingat anekdot tentang puisi Celana. Celana pada buku tersebut adalah membentuk buku yang passion. Makanya puisi celana menjadi sebuah fashion dan gaya trend. Genre pada sastra belakangan ini puisi dan prosa tergantung cara penelaah prosa. Berupa tokoh, sudut pandang, dan dialog dalam sebuah naratif. Dia pernah mencipta cerpen yang dimuat oleh Kompas. Itu salah satu paskah adalah merayakan paskah secara identik dan secara keagamaan. Apa yang luar biasa pada chairil. Islam yang membangkitkan isa yang mati. Puisi yang ditulis ini bergaul dengan baik secara intelektual dan dikagumkan. Sebaliknya puisi dalam agama punya pemaknaan dalam alur yang jelas. Pengalaman menulis adalah melalui personal dan universal. Sifat puisi tidak hanya pemahaman. Sastra sangat penting bagi kemanusiaan. Puisi menjadi makna yang menarik dan bermakna.xx
Tidak ada komentar:
Posting Komentar