Puisi dipersembahkan untuk perempuan
Betapa bunga menyejuk di ujung fajar
Ku kenang air mata yang menetes
Sungai mengembun hening
Sementara di luar sana hampir menatap suasana indah
Bait-bait menyimpan aroma wangi
Membentang mentari cerah
Sungguh aroma begitu lembut
Puisi seperti berbinar-binar
Menawan cantikmu
Jangan pernah menyimpan dendam
Karena daun akan lembap jika dibiarkan
Puisi mengarungi sepanjang masa
Surabaya, 26 Mei 2017
Tidak ada komentar:
Posting Komentar