Sharing Kepenulisan Fiksi dan Kepublikasian
-Joko Pinurbo-
Karya-karya beliau terinspirasi dengan puisi dengan dia. Banyak menduga inspirasi dari adalah cerpenis Budi Darma. Soalnya puisinya ada tokoh, plot, penokohan, dan ending. Kamu dulu pernah korespondensi dengan beliau melalui surat.
Saya mempercayai selama 20 tahun. Sata merasa teori itu membelenggu. Akhirnya saya melawan teori itu. Sebagian dari kita pasti berfikir mencari yrma sebelum menulis. Saya menulis berdasarkan objek atau peristiwa tertentu. Semua puisi saya berbasis objek. Contohnya : Puisi Ibu.
Yang paling pertama dalam menulis puisi adalah celana. Tetapi pemaknaan secara tepat. Celana punya perspektif yang tepat. Ini menjadi sebuah identitas. Puisi menjadi bahan refrensi dalam sebuah karya. Contoh menulis itu gampang yang menyenangkan. Saya menulis tentang becak. Ada peristiwa becak dibunuh karena tidak bisa dibiayai sekolah anak. Joni A sebagai tukang becak namun pernah menjadi sebuah pengarang. Ada puisi becak mempunyai sudut pandang yang berbeda. Tema bisa mengolah jadi cerita. Pertukaran puisi ini dengan demikian bagaimana menangkap suasana yang dirasakan. Ketika puisi yang diposisikan pada orang lain. Terbiasa mengerjakan sebuah objek dalam puisi menjadi sudut pandang yang penting bagi pengarang. Karena puisi semacam pemaknaan lebih bersikap dan beramanat. Serial celana adalah sudut pandang yang berbeda-beda.
Cara menciptakan puisi (Joko Pinurbo)
1. Jangan menghabiskan waktu untuk dalam menciptakan judul
Contohnya : Asu.
Asu ini mempunyai peristiwa secara terungkap. Bukan melangit dan mencari tema. Asu selalu hubungan antara orang tua dengan anak. Bisa berimaginasi tentang masa yang menyenangkan.
Kesulitan menulis adalah mencari tema yang tepat. Solusinya adalah suatu hadiah yang menyukai karya.
Tahun 2000 yang menerima royalti adalah 100 buku, hp, dan telepon genggam. Jadi menulis puisi bisa digunakan objek yang sebenarnya. Ketika sosok Ibu menjadi suatu yang peristiwa. Kenapa sosok puisi dalam puisi dia? Kebetulan punya ibu itu semacam dipolar dan diendap dalam buku psikologi. Sejak kecil Ibu mengenal terasa wataknya kejam. Dan menemukan buku psikologi. Disitulah psikologi dalam ibu merasa sakit. Puisi saya mempunyai akar yang jelas karena memiliki peristiwa yang jelas. Yang membaca buku untuk saya adalah psikologi dan tidak berbaur sastra. Menghadapi bipolar yang tinggi dan cara solusi adalah mendengarkan nasihat dengan ibu. Sosok Ibu menjadi imaginasi dalam sebuah penciptaan puisi. Untuk menjadi seorang penulis adalah menemui peristiwa yang ditemui.
Baca karya penyair pada waktu SMA untuk ingin menjadi seorang penulis. Puisi terinspirasi dari penyair nasional seperti Chairil Anwar. Sekian tahun puisi menjadikan lagu rohani saat merayakan jumat agung melalui puisi karena diksi yang halus dan berimbang. Sahut Sitomorang puisi ini mengambarkan kematian, kuburan, dan penderitaan lainnya. Puisi ditafsirkan bahwa puisi memiliki kematian yang indah dan secara suci serta mengindahkan ilahi. Sahut Sitomorang puisi ini mengandung puasa dan lebaran. Bagaimana cara menciptakan puisi secara universal? Melalui pendekatan yang melintas secara umum. Modal sebagai penulis adalah membanyak membaca. Cara memanas menulis adalah membaca. Jika menulis tapi tidak membaca akan sulit. Puisi Chairil Anwar dianggap sebagai perlawanan. Diksi buruk ini membuat dirinya kecewa dan dilawan. Puisi mengandung kelam seperti kehidupan yang berkelabu. Melalui ekstetika dan puitika dalam puisi-puisi Chairil Anwar. Mengapa membuat suasana honor? Sebab diksi ini mengandung canda tawa.
Setelah dua puluh tahun berhenti cipta puisi dan meneliti karya oleh para penyair nasional.
Kelemahan dalam sebuah puisi adalah memiliki hawa nafsu yang membuat amanat disimpulkan pada pembaca. Kebanyakan puisi bukan jatuh dan diserahkan dengan pertentangan dan ending pada puisi. Tidak ingin kepada pembaca bahwa penulis tak pernah pusing.
2. Jangan terpaku sebagai ustadz dan penceramah dalam penciptaan puisi.
Karya puisi yang gagal karena bagian diksi yang menyinggung agama dan tak tahu membuat konflik dan ending puisi. Kelemahan tidak menulis puisi karena sulit menciptakan ide.
Puisi itu bisa menjelaskan tentang hal jika ada pemaknaan dan amanat secara jelas.
Kelemahan berikut tidak fokus dalam menulis puisi baik peristiwa maupun permainan kata-kata. Hal ini dapat memberatkan maki pada pembaca.
Yang perlu diperhatikan adalah
1. Apakah karya ini sesuai dengan ketepatan pada kata dan kekuatan logika
2. Apakah puisi itu fokus
3. Apakah puisi tidak menyinggung hawa nafsu.
4. Apakah mengedit puisi itu secara tepat dan menjernihkan sebuah makna.
Puisi celana mengambil tema tentang menilai sikap dan perilaku. Kalau puisi bagus karena fokus. Bukan hanya puisi gagal tetapi lumpuh dalam mengendalikan diri. Dalam menilai puisi secara konkrit, pemaknaan kata yang tepat, lafadz, dan fokus secara tepat.
Puisi celana ibu menentukan sudut pandang yang tak lazim. Tetapi puisi menunjukkan yesus pada anaknya. Ibu menjahit celana yang sempurna. Jika menilai puisi dengan sudut obyek, dan dikembangkan dalam berbagai kalimat sendiri juga menumbuhkan perspektif.
Dalam seorang puisi perlu menggunakan konsentrasi dan fokus terhadap penciptaan puisi yang memperhatikan permainan kata, diksi, dan segi imaginasi secara sempurna.
Dalam menulis puisi menurut jokpin tidak pusing mengambil tema dan mengambil obyek dan peristiwa.
Telepon genggam mengambarkan tentang percakapan antara ibu dan anak. Tidak hanya percakapan dua orang tapi percakapan yang digunakan dalam dirimu. Permainan dalam sudut pandang yang penting. Senjata ampuh dalam menghilangkan rasa trauma adalah teks yang humor. Puisi telepon genggam adalah menghubungkan sudut pandang yang berbeda. Ada dua rumus dalam menulis puisi : lebih fokus dan menumbuhkan perspektif.
Tipsnya adalah
1. Baca karya penyair lain
2. Jangan menggunakan hawa nafsu yang menganggu pencipta puisi
3. Gunakan sudut pandang yang berbeda sesuai dengan objek dan peristiwa
4. Jangan menghancurkan puisi yang bisa merusak pesan dan amanat yang disampaikan pada pembaca.
Belajar puisi ini bermula dari inspirasi Chairil Anwar, Rendra, Gunawan Muhammad, Soetarji, Sapardi Djoko Damono, Adi Zam-Zam Noer, Subagyo Sustrawardoyo, Suhut Sitomorang.
Belajar puisi ini memiliki kreatifitas yang terbaik.
Jadilah manusia yang sewajarnya pada kehidupan yang lain. Seorang pengarang lebih suka ketika menulis. Menurut Yean daripada menjadi pengarang lebih baik mendatangkan kegilaan. Kegilaan daripada mengarang sesuatu.
Ketika menulis buku puisi belum pernah dipublikasi dengan media. Tidak tercantum dalam sumber media. Dia tidak percaya pada improvisasi pada ketuhanan dan malaikat. Dalam diksi chairil sedikit ketat dan bosan.
Dia mengakui cinta menjadi pertimbangan yang istimewa. Pendekatan puisi lebih pada melukai dan menyakiti. Tetapi puisi bisa dinikmati dengan selera dan penghayatan yang umum. Seorang puisi beginilah kekuatan rima ritme dalam pembacaan puisi.
Jadilah manusia kemerdekaan yang tidak berfanatik.
Yogya, 23 April 2017