Jumat, 28 April 2017

Sastra dan Manusia

Karya hasil karangan manusia
Menuangkan dalam sebuah imaginasi
Betapa dimensi dan cahaya menyatu
Dituangkan lampu
Seperti gelas kosong
Lalu mengores pena
Mengulur seuntai berlian
Lembar kasih dipersembahkan untuk perempuan
Merah muda dialirkan sebuah cerita

Puisi tak lepas dari syahdu
Senandung senja menjemputmu
Rumah dihiasi benang
Mengoleksi foto
Berisi kenangan penulis dan penyair yang digemari
Dan menempel karya di tembok yang menepati
Jangankah kau
Manusia dan sastra
Akan mengabdi makna
Seperti pohon yang mengembun dingin
Anugrah mengikat tangan
Mendampingi lukisan
Dan sebuah keajaiban yang dicintai
Puisi diulur seumur hidup

Surabaya, 25 April 2017

Minggu, 23 April 2017

Proses Kreatif Cipta Puisi (Festival Basa-Basi 2017)

Proses Kreatif
Ketika mengenal puisi saat menggoda seseorang. Puisi tampak mengomentari dan menganggapi. Pada akhir dia berfikir bahwa bukan pandangan saya. Dengan latar belakang dia tentu mengikuti dengan beliau. Apa yang diharapkan oleh dia puisi-puisi milik orang lain. Proses yang menikmati, menghayati, dan mengamati tentu kata bisa ditangkap secara tepat. Mendengar asuhan semacam pendapat mengagas secara bergugah. Kadang-kadang berdialog dengan sendiri bisa meningkatkan puisi dari diri sendiri. Ia berfikir bahwa puisi itu tak pernah melepas dari pengucapan, dan penghayatan. Namun pengaruh orang lain bisa dapatkan. Dan puisi mudah menggoda pada seseorang. Dia penggemar buku dilihat dari kerapian dan tepat pada susunan kata. Penempatan kata lebih pada majas metafora pada perjalanan puisi tersebut. Puisi yang bahas itu cenderung diksi yang sederhana dan pengungkapan. Dia belum bisa mengatakan bahwa puisi itu pengayaan dan penguatan tapi tiap pengendapan yang dilakukan. Tapi di kampung jenggot lebih menarik dengan puisi. Buah dibelikan kadang beli yang mudah tapi filosofi yang tepat. Tapi puisi yang tanam namun bisa matang tapi perlu dikelola. Karena menganggap pengalaman menjadi sesuatu yang baru. Yang sudah mencoba belum bisa merambat ke sana. Puisi pada akhirnya dibuat pada pencarian kata. Puisi ini lebih sederhana dan mengikuti kata yang luas. Puisi yang pertama kali menganggap gagal. Lebih baik puisi dipengaruhi oleh orang lain. Puisi bisa mendepankan pencerahan pada orang lain. Dan mengugah perasaan pada puisi tersebut.

KIM AL-GHOZALI :
Puisi Silsalah Kata ada sebuah cerita pada sejarah dan teknologi. Ketika waktu pesantren pada SMP. Kalau dilihat dari perempuan tentu punya pergaulan yang menarik. Tapi dilarang bergaul. Namun menulis surat berbayar. Selain itu yang dikenal pada kurikulum pesantren tersebut cenderung pada puisi arab. Ia mempelajari puisi arab yang klasik. Setelah masuk SMA dia mengenal puisi sudah mengoles buku perpustakaan. Menulis bisa dikatakan sebuah kata yang mengugah bahasa.
Disanalah horison puisi yang bisa didapatkan. Menulis puisi tepat cinta yang kedua. Setelah lulus sudah berhenti dan mulai mengendapi gangguan pada dia. Disanalah sudah berfikir puisi bisa dimulai dari awal hingga membekali proses kreatif pada puisi.

DADANG ARI MURTONO :
Sebelum menulis puisi  dia mengagumi puisi Chairil Anwar, SDD, dan tokoh penyair lainnya. Dia mendengat bahwa puisi seperti mengendap alam. Menulis puisi seperti mengiringi jalan kaki hingga ke tujuan. Semestinya dia berdialog pada bahasa jawa. Dia tidak pernah mengawam dalam menulis puisi. Seakan-akan meliputi kehidupan. Salah satu idola dalam puisi adalah Raudal Tanjung Banua. Ketika sampai disana ada mereka yang bertemui. Akhirnya tidak jadi dan menginap dalam satu malam. Dia kira puisi Raudal Tanjung Banua bahwa mengoptimis kata-kata dan belum menemukan diksi. Akhirnya dia menemukan ludruk sebagai awal proses penciptaan puisi. Puisi-puisi layak mempunyai dunia yang baru. Semua hal yang belum pernah dirasakan ketika proses menulis puisi. Ketika itu puisi tentang ludruk belum ada ditemukan. Naskah-naskah dalam ludruk berupa naskah drama. Tidak harus menghafal dialog dalam naskah ludruk. Ternyata puisi bisa menumbuhkan jiwa kebudayaan. Ada sentuh saja. Tidak sederhana dalam menulis memadati politik dan pandangan lainnya. Ludruk Kedua itu cenderung kuatkan perasaan secara proaktif dan kendalikan kata.

Yogyakarta, 22 April 2017

Kampus Fiksi Emas 2017

Sharing Kepenulisan Fiksi dan Kepublikasian
-Joko Pinurbo-

Karya-karya beliau terinspirasi dengan puisi dengan dia. Banyak menduga inspirasi dari adalah cerpenis Budi Darma. Soalnya puisinya ada tokoh, plot, penokohan, dan ending. Kamu dulu pernah korespondensi dengan beliau melalui surat.

Saya mempercayai selama 20 tahun. Sata merasa teori itu membelenggu. Akhirnya saya melawan teori itu. Sebagian dari kita pasti berfikir mencari yrma sebelum menulis. Saya menulis berdasarkan objek atau peristiwa tertentu. Semua puisi saya berbasis objek. Contohnya : Puisi Ibu.

Yang paling pertama dalam menulis puisi adalah celana. Tetapi pemaknaan secara tepat. Celana punya perspektif yang tepat. Ini menjadi sebuah identitas. Puisi menjadi bahan refrensi dalam sebuah karya. Contoh menulis itu gampang yang menyenangkan. Saya menulis tentang becak. Ada peristiwa becak dibunuh karena tidak bisa dibiayai sekolah anak. Joni A sebagai tukang becak namun pernah menjadi sebuah pengarang. Ada puisi becak mempunyai sudut pandang yang berbeda. Tema bisa mengolah jadi cerita. Pertukaran puisi ini dengan demikian bagaimana menangkap suasana yang dirasakan. Ketika puisi yang diposisikan pada orang lain. Terbiasa mengerjakan sebuah objek dalam puisi menjadi sudut pandang yang penting bagi pengarang. Karena puisi semacam pemaknaan lebih bersikap dan beramanat. Serial celana adalah sudut pandang yang berbeda-beda.

Cara menciptakan puisi (Joko Pinurbo)
1. Jangan menghabiskan waktu untuk dalam menciptakan judul
Contohnya : Asu.
Asu ini mempunyai peristiwa secara terungkap. Bukan melangit dan mencari tema. Asu selalu hubungan antara orang tua dengan anak. Bisa berimaginasi tentang masa yang menyenangkan.
Kesulitan menulis adalah mencari tema yang tepat. Solusinya adalah suatu hadiah yang menyukai karya.
Tahun 2000 yang menerima royalti adalah 100 buku, hp, dan telepon genggam. Jadi menulis puisi bisa digunakan objek yang sebenarnya. Ketika sosok Ibu menjadi suatu yang peristiwa. Kenapa sosok puisi dalam puisi dia? Kebetulan punya ibu itu semacam dipolar dan diendap dalam buku psikologi. Sejak kecil Ibu mengenal terasa wataknya kejam. Dan menemukan buku psikologi. Disitulah psikologi dalam ibu merasa sakit. Puisi saya mempunyai akar yang jelas karena memiliki peristiwa yang jelas. Yang membaca buku untuk saya adalah psikologi dan tidak berbaur sastra. Menghadapi bipolar yang tinggi dan cara solusi adalah mendengarkan nasihat dengan ibu. Sosok Ibu menjadi imaginasi dalam sebuah penciptaan puisi. Untuk menjadi seorang penulis adalah menemui peristiwa yang ditemui.

Baca karya penyair pada waktu SMA untuk ingin menjadi seorang penulis. Puisi terinspirasi dari penyair nasional seperti Chairil Anwar. Sekian tahun puisi menjadikan lagu rohani saat merayakan jumat agung melalui puisi karena diksi yang halus dan berimbang. Sahut Sitomorang puisi ini mengambarkan kematian, kuburan, dan penderitaan lainnya. Puisi ditafsirkan bahwa puisi memiliki kematian yang indah dan secara suci serta mengindahkan ilahi. Sahut Sitomorang puisi ini mengandung puasa dan lebaran. Bagaimana cara menciptakan puisi secara universal? Melalui pendekatan yang melintas secara umum. Modal sebagai penulis adalah membanyak membaca. Cara memanas menulis adalah membaca.  Jika menulis tapi tidak membaca akan sulit. Puisi Chairil Anwar dianggap sebagai perlawanan. Diksi buruk ini membuat dirinya kecewa dan dilawan. Puisi mengandung kelam seperti kehidupan yang berkelabu. Melalui ekstetika dan puitika dalam puisi-puisi Chairil Anwar. Mengapa membuat suasana honor? Sebab diksi ini mengandung canda tawa.

Setelah dua puluh tahun berhenti cipta puisi dan meneliti karya oleh para penyair nasional.
Kelemahan dalam sebuah puisi adalah memiliki hawa nafsu yang membuat amanat disimpulkan pada pembaca. Kebanyakan puisi bukan jatuh dan diserahkan dengan pertentangan dan ending pada puisi. Tidak ingin kepada pembaca bahwa penulis tak pernah pusing.

2. Jangan terpaku sebagai ustadz dan penceramah dalam penciptaan puisi.
Karya puisi yang gagal karena bagian diksi yang menyinggung agama dan tak tahu membuat konflik dan ending puisi. Kelemahan tidak menulis puisi karena sulit menciptakan ide.
Puisi itu bisa menjelaskan tentang hal jika ada pemaknaan dan amanat secara jelas.
Kelemahan berikut tidak fokus dalam menulis puisi baik peristiwa maupun permainan kata-kata. Hal ini dapat memberatkan maki pada pembaca.

Yang perlu diperhatikan adalah
1. Apakah karya ini sesuai dengan ketepatan pada kata dan kekuatan logika
2. Apakah puisi itu fokus
3. Apakah puisi tidak menyinggung hawa nafsu.
4. Apakah mengedit puisi itu secara tepat dan menjernihkan sebuah makna.

Puisi celana mengambil tema tentang menilai sikap dan perilaku. Kalau puisi bagus karena fokus. Bukan hanya puisi gagal tetapi lumpuh dalam mengendalikan diri. Dalam menilai puisi secara konkrit, pemaknaan kata yang tepat, lafadz, dan fokus secara tepat.

Puisi celana ibu menentukan sudut pandang yang tak lazim. Tetapi puisi menunjukkan yesus pada anaknya. Ibu menjahit celana yang sempurna. Jika menilai puisi dengan sudut obyek, dan dikembangkan dalam berbagai kalimat sendiri juga menumbuhkan perspektif.

Dalam seorang puisi perlu menggunakan konsentrasi dan fokus terhadap penciptaan puisi yang memperhatikan permainan kata, diksi, dan segi imaginasi secara sempurna.

Dalam menulis puisi menurut jokpin tidak pusing mengambil tema dan mengambil obyek dan peristiwa.

Telepon genggam mengambarkan tentang percakapan antara ibu dan anak. Tidak hanya percakapan dua orang tapi percakapan yang digunakan dalam dirimu. Permainan dalam sudut pandang yang penting. Senjata ampuh dalam menghilangkan rasa trauma adalah teks yang humor. Puisi telepon genggam adalah menghubungkan sudut pandang yang berbeda. Ada dua rumus dalam menulis puisi : lebih fokus dan menumbuhkan perspektif.

Tipsnya adalah
1. Baca karya penyair lain
2. Jangan menggunakan hawa nafsu yang menganggu pencipta puisi
3. Gunakan sudut pandang yang berbeda sesuai dengan objek dan peristiwa
4. Jangan menghancurkan puisi yang bisa merusak pesan dan amanat yang disampaikan pada pembaca.

Belajar puisi ini bermula dari inspirasi Chairil Anwar, Rendra, Gunawan Muhammad, Soetarji, Sapardi Djoko Damono, Adi Zam-Zam Noer, Subagyo Sustrawardoyo, Suhut Sitomorang.
Belajar puisi ini memiliki kreatifitas yang terbaik.
Jadilah manusia yang sewajarnya pada kehidupan yang lain. Seorang pengarang lebih suka ketika menulis. Menurut Yean daripada menjadi pengarang lebih baik mendatangkan kegilaan. Kegilaan daripada mengarang sesuatu.

Ketika menulis buku puisi belum pernah dipublikasi dengan media. Tidak tercantum dalam sumber media. Dia tidak percaya pada improvisasi pada ketuhanan dan malaikat. Dalam diksi chairil sedikit ketat dan bosan.

Dia mengakui cinta menjadi pertimbangan yang istimewa. Pendekatan puisi lebih pada melukai dan menyakiti. Tetapi puisi bisa dinikmati dengan selera dan penghayatan yang umum. Seorang puisi beginilah kekuatan rima ritme dalam pembacaan puisi.

Jadilah manusia kemerdekaan yang tidak berfanatik.

Yogya, 23 April 2017

Sabtu, 22 April 2017

Diskusi Akbar Festival Sastra Basa-Basi

Bersama Joko Pinurbo dan Linda Christanty

Joko Pinurbo

Frasa dalam puisi tersebut mempunyai yang punya mendalam. Mengapa sastra merayakan kemanusiaan? Ibarat mencari kemanusiaan dan sastra yang sebenarnya. Teman-teman bercerita karena urusan politik. Jawabannya dunia adalah kepalsuan. Kalau mau sejati maka setia sastra. Dunia sastra membantu kita waras. Dia ingat budi darma melalui sastra bisa melihat gerak-gerik teman yang mengubah pamrih. Dunia sastra bisa melihat struktur batin. Mengapa sastra menempuh di tengah kehidupan? Di dunia pasti melawan kejahatan.
Fungsi sastra adalah bertukar posisi pada orang lain. Puisi ini cenderung ke tokoh. Puisi punya posisi pada dirimu. Makai puisi menanyai apa arti sastra? Sastra memiliki inspirasi pada pembaca. Puisi menerka peristiwa. Kecuali satu menemukan satu jurus sederhana. Nilai dari puisi orang lain berdasarkan struktur batin dan sudut pandang pada orang lain dan menyebut empati dalam sebuah puisi. Puisi ini lebih ke naratif. Dia menulis puisi yang anda lihat. Apa yang menemukan tema yang ditangkap maka membuat puisi. Mengapa lebih ke sastra? Lebih menyingkap pada kehidupan sehari-hari. Intinya puisi mendekatkan posisi terhadap orang lain.

Linda Christanty :
Merayakan Sastra Merayakan Kemanusiaan sebenarnya bermula dari narasi, cerita secara ilustratif. Karena latar belakang keluarga yang wafat maka menjadikan cerita. Di dalam sastra bersama dan bersama sastra dalam membentuk cerita. Ketika meninggal dunia dari hindu. Pertama kali bilang pada seseorang adalah hilang memori atau ingatan. Menurut orang-orang yang percaya ketika dilahirkan oleh bumi oleh ingatan dan ketika yang meninggal dunia ibaratnya ingatan akan hilang. Sastra itu menyingkapi keagamaan, pendekatan, dan tidak akan dilupakan. Ketika lupa bukan manusia tapi karya tetap diabadikan. Mungkin tidak percaya bahwa kemerdekaan yang melibatkan timur-timur karena sastra. Orang yang dipimpin oleh Pandesti atau pengerakan bawah tanah, struktur diplomatik, diploma. Karena meletakan pada kemerdekaan. Ada struktur yang mengaitkan tentang kemerdekaan. Cara yang terbaik adalah menulis surat tentang cinta, persahabatan. Surat dikirim ke bagian barat dan seluruh wilayah. Teringat kembali cerita yang membangun kokoh. Karena cerita dan sastra menjadikan manusia yang martabat. Bagaimana memenuhi peristiwa itu melalui sebuah cerita. Dia menyalurkan cerita pada masyarakat untuk menghibur secara unsur pantun, dan teka-teki. Sastra itu kurang berminat. Ada karya yang diluaskan. Sastra itu bersifat personal dan sembunyi kepadaku yang tak bisa bohong. Karya sastra sebetulnya adalah yang paling jujur dalam mengisahkan hati. Apa sastra mempengaruhi jurnalistik? Dia mempelajari fakta dan opini. Dunia jurnalistik perlu meneliti data dan valid. Sedangkan sastra bisa menyeleksi cerita yang membekas secara personal. Seorang penulis tidak bisa meletak sembarangan. Apa pentingnya sastra dipertahankan? Melalui sebuah kitab suci. Menulis dan sastra jangan hanya berpikir. Salah satu ayat al-quran sebagai kewajiban utama adalah membaca. Bila dihancurkan secara runtuh adalah perpustakaan, buku-buku, dan literasi. Yang bisa menjadi musuh adalah menguasai tulis dan baca. Sastra itu tak ada peradaban dan nenek moyang yang dicatat. Dari cerita tersebut sastra bisa mengugah selera pembaca.

Karya sastra adalah teks yang terbuka. Begitu mendalami sastra yang dibaca akan serentak sebagai sastra. Ketika ditanyai bagaimana menilai karya? Mendalami sastra yang terbaik. Ketika karya sejauh mungkin mempunyai intelektual dan pengetahuan secara analisis dan menikmati. Semua ikan dilangit pemenang DKJ itu cerita yang sederhana yang cukup ganjil. Tokoh dan narator adalah bis kota yang dibuang sampah dan sangat dekat dengan sampah yang puja dan dicintai pada mayat laki-laki yang bersifat menghormati. Settingnya adalah sampah dan suasana yang misteris. Ketika novel anggapan penikmat sastra. Yang lebih ditangkap adalah bagaimana sebenarnya dimana mayat laki yang berada. Lebih dekat pada hubungan manusia dengan tuhan. Karena menilai sastra adalah meluaskan interpretasi yang digali. Karya yang berhasil adalah fikiran yang menyambung dan menguatkan makna dalam sebuah karya sastra. Karya sastra yang lebih terbuka untuk para pembaca yang mengait dengan dunia apapun. Relasi dalam sastra pada menentukan pokok utama dan gagasan utama dalam teks tersebut. Bagian yang menarik adalah sastra yang membangkitkan makna pada pembaca.

Karena madura karena melahirkan penyair yang potensial dalam lima tahun terakhir. Lima atau sepuluh tahun kedepan penyair selalu dipertahankan. Faktor yang dipertahankan adalah daya tahan dan mental yang diciptakan. Dalam cipta karya mendirikan potensi dan memungkin mental. Sastra bisa membantu kecerdasan pada seseorang. Ada dua pandangan pada masa anak-anak. Pandangan pertama anak membaca buku sastra sedangkan kedua membaca buku non sastra. Sarana yang efektif adalah melatih dan membantu imaginasi dalam sebuah teks. Menurut K.H Aqil Siradj memuat artikel di kompas adalah sastra bisa perlawanan pada radikalisme. Banyak muncul tentang ibu. Bahwa ibu adalah membantu imaginasi yang utama dalam sebuah puisi. Jika tidak bisa menulis puisi maka mendatangkan trauma. Solusinya dengan menceritakan humor sebagai diampuh dalam pemikiran dan hilangnya trauma. Dia menyatakan puisi bisa menyelamatkan kegilaan. Puisi dalam hidup bukan sekedar bermain. Tetapi puisi adalah membangun sarana dan prasana dalam sebuah kata. Puisi bukan geografis. Selamat menunaikan Ibadah puisi identik dengan satu kata yaitu puasa. Menghilangkan kegilaan melalui puisi. Puisi celana ibu terasa mengutip kitab suci. Puisi menurut Sapardi Djoko Damono menyampaikan antara api dengan anak-anak. Puisi itu semacam memainkan logika. Bahasa dalam puisi menurut Jokpin adalah sederhana dan simpel. Sesyair apapun bisa mengugah selera terhadap pembaca. Menurut Yehan pelukis

Kartini dalam sastra adalah mengerakan sastra melalui teks. Surat-surat mempengaruhi suatu gerak dalam membedakan posisi laki dan perempuan. "Berbuah dosa mengatasnamakan agama" ungkap Kartini. Hari bumi identik dengan ibu kita. Kemerdekaan indivindual menurut Chairil bisa menulis puisi tanpa takut siapapun. Puisi tidak hanya melangit-langit dan kosong. Puisi celana ibu dan surat kopi ketika berhenti menjadi penyair. Namun di ujung bertengkar pada warga. Salah satu penghilang rasa tidak nyaman adalah daya tahan dan kesabaran. Celana puisi, surat kopi dan sebenarnya ketika masa SMA.

Bagaimana mengungkapkan dilema dan pandangan jurnalistik? Sebenarnya tidak pernah melainkan sastra menyatukan jurnalistik dan propaganda. Membangun propaganda membuat refrensi tulisannya menjadi terbuka. Bedanya otobiografi dengan novel? Otobiografi yang memekat bukan mengarang tapi novel menentukan sebuah cerita yang bisa mengarang. Tan Malaka adalah cerita yang mengisahkan tentang kehidupan dan perjalanan tan malaka. Sedangkan otobiografi hanya kisah hidup seorang tokoh. Kemudian jurnalistik itu tidak bisa menyembunyi rahasia tetapi melibatkan fakta secara jelas. Sekarang pengertian sastra itu secara luas. Dalam jurnalistik bisa membuka fakta. Tapi karya sastra bisa meluaskan fakta, imaginasi dan bahasa yang bermakna. Sastra tidak nyaris gila namun penghilangnya adalah sebuah karya yang membuahkan logika dan permainan kata.

Saya ingat anekdot tentang puisi Celana. Celana pada buku tersebut adalah membentuk buku yang passion. Makanya puisi celana menjadi sebuah fashion dan gaya trend. Genre pada sastra belakangan ini puisi dan prosa tergantung cara penelaah prosa. Berupa tokoh, sudut pandang, dan dialog dalam sebuah naratif. Dia pernah mencipta cerpen yang dimuat oleh Kompas. Itu salah satu paskah adalah merayakan paskah secara identik dan secara keagamaan. Apa yang luar biasa pada chairil. Islam yang membangkitkan isa yang mati. Puisi yang ditulis ini bergaul dengan baik secara intelektual dan dikagumkan. Sebaliknya puisi dalam agama punya pemaknaan dalam alur yang jelas. Pengalaman menulis adalah melalui personal dan universal. Sifat puisi tidak hanya pemahaman. Sastra sangat penting bagi kemanusiaan. Puisi menjadi makna yang menarik dan bermakna.xx

Kamis, 20 April 2017

Mimpi Fatamorgana di Sudut Fajar

Ketika tidur yang tenang
Di sudut pelangi akan menemui sebuah mimpi
Dimana merenggat erat di masa lalu
Seperti gelembung bertiup angin
Bergembira di malam beribu bintang

Hembus fajar
Hening di lembar sujud
Biarkan dia bertahajud
Sambil menetes air mata
Hirup nafas pelan
Berteduh di malam menjelang subuh
Kupu-kupu akan terbangun
Mungkin berterbang kembali hingga siang bergerai
Bahagia di tengah keabadian
Mimpi akan bangun
Membuat dunia lebih hening dengan alam yang hening

Surabaya, 15 April 20!7

Berteduh Pagi di Stasiun

Alam pagi
Penuh bermegah-megahan di sudut waktu
Begitu serumpun pagi berseri
Jendela bersimpun di suhu yang benih
Sungguh di dalam bergeser arah
Di persimpangan rel yang berdiam-diam
Bersandang hening
Sambil waktu telah berputar

Jalan penuh dingin
Berkeliling di tengah sawah
Jauh dekat mengarah hatimu
Berdening sebuah lagu untukmu

Naik kereta
Dia enggan berturun
Ke Bandung-Surabaya
Tak bisa melanjutkan lirik lagu
Karena lupa dalam sambungan lirik
Waktu akan berakhir di sini
Turunkan di kota tujuan
Sampai jumpa esok menjelang siang bergulir
Tanpa dampingi sahabatku
Berteduh padamu hingga esok

Surabaya, 15 April 2017

Melangkah di Kota Budaya

Sentuh pagi di tembok keraton
Pagi yang bernafas
Embun tugu Yogya
Dari bunga yang berembun di sana
Bersinar di menit berkalbu
Tak bisa mempercayai siang dan senja membelah cinta
Beringin diam karena hening
Alam yang begitu mempesona
Keraton tempat singgasana
Bagi para raja dan kesultanan
Menuduk raja seperti gapaian sujud
Mewariskan kota budaya
Bersimpun di malam yang berkah

Surabaya, 21 April 2017

(Sinopsis) Puiosa : Secret of Character

Puiosa : Secret of Character adalah kumpulan puisi yang dimana isinya tentang diksi yang mengutarakan karakter baik secara filosofis maupun budidaya bahasa yang dituliskan. Budaya karakter di masa dahulu belum mengenal teknologi dan kaderisasi kehidupan yang dilakukan oleh masyarakat. Kenyataan ada beberapa prinsip yang menaruh diri ke dalam beberapa segi perilaku maupun pandangan penyair atas tanggung jawab penciptaan puisi tersebut. Kebanyakan prinsip dalam diksi tersebut adalah bahasa yang sederhana, kompleks, dan berulang-ulang. Tidak hanya memiliki kebijakan secara tepat melainkan tujuan dari penulis adalah meningkatkan keberdayaan dalam karya.

Karakter sering menilai bahwa akhlaq dan moral membutuhkan renungan yang panjang atas bertanggung jawab terhadap penggunaan bait dan bahasa. Terus terang beberapa penanaman perilaku di sana sangat banyak malah terjerumus sikap yang negatif. Bayangkan setiap hari pasti ada berita yang mengejar liputan hingga memakan waktu yang luar biasa. Tanaman budaya di negeri sana sangat beda dengan penuturan kebiasaan, cara, dan norma lainnya. Di dalam sosiologi karakter bisa mengungkapkan fakta sosial dan semacam interaksi sosial secara mendalam hingga membagi dalam berbagai cara dengan menuturkan sikap dan lisan yang benar. Puisi ini akan mengangkat tentang perilaku, romantika, negara, perasaan, hiburan, persahabatan, keagamaan, politik, budaya, pendidikan, dan sebagainya. Kumpulan puisi ini disajikan dengan bahasa yang mengugah imaginasi dan selera para pembaca. Jadi Puisi akan menanamkan karakter terhadap manusia dan kehidupannya

Sabtu, 08 April 2017

Darah Tersumbat Dendam

Remuk lembaran
Tak sanggup menahan bahagia
Berlari di pintai pisau
Menusuk tubuhmu penuh luka
Habislah nyawa yang direntang waktu
Urusanmu telah usai

Lepaslah
Sudah capek omonganmu
Buang di tempat yang jauh
Kubur disandung
Tiada waktu yang disenggang
Akhiri hari ini darah mencair
Hilang tubuh dengan lenyap
Sampai kapan pun waktu hanya sebentar saja
Tatkala di timbun musibah
Dan tanah runtuh
Sampai jumpa padamu
Kembali lagi seribu tahun

Surabaya, 8 April 2017

Lilin Seuntai Doa

Menutupi mata di tengah lilin menyala
Betapa musibah merenggut nyawa di muka bumi
Sungguh langit berduka
Andaikan tanpa kamu meski tak temui lagi
Bersapa di belakang hari
Setelah ratusan tahun di dunia
Menaiki tangga
Lewati ketujuh pintu langit

Nikmati doa
Kepada sang maha pencipta
Berilah pengampunan padamu
Api lilin telah habis
Melalap tengah malam
Tidur di kamar yang empuk
Roh akan membawamu ke Surga

Surabaya, 8 April 2017

Sampai Jumpa Putih Abu-Abu

Putih abu-abu
Telah meninggalkan kami
Selama tiga tahun berjalan dengan gembira
Tangisan air mata menetes
Tak bisa berjumpa dengan kawan setia
Mengundang seribu air mata menetes
Tinggalkan buku kesayangan
Begitu pula guru-guru yang tercinta
Bangga rasa terima kasih atas ilmu
Canda tawa mengoles bersama
Tak bisa menghampiri bersama

Kini berjumpa dengan dunia baru
Setelah menempuh dua belas tahun belajar di sini
Serasa terkesan sedih
Kini ia akan berjumpa dengan suasana baru
Di langit yang berbeda-beda
Bergenggam tangan
Sampai jumpa di lain waktu
Semoga bahagia di sana

Surabaya, 8 April 2017

Jumat, 07 April 2017

Bukan Dirimu

Tak mengerti tentang aku
Tersendak hati begitu rempak
Hampiri dia bukan membentakmu
Rentak usia masih muda
Tidak mengenali kamu lagi
Sebuah hati yang mengusam
Keriput kulit telur yang tak sanggup menyentuh pasangan

Tega berusaha
Mengerjakan sesuatu yang licik
Pergi jauh tanpa mendekatimu lagi
Hikmah telah lepas
Petik bunga melayu

Surabaya, 8 April 2017

Satu Nusa Satu Bangsa

Satu Nusa Satu Bangsa

Satu Nusa
Mengiringi alam begitu sempurna
Sawah bertumbuh rumput-rumput
Pemimpin tak luput lepas tandas
Bersinar fajar sinari mentari
Bangsa ku mengenggam tangan

Satu Bangsa
Menaati tanah air bangsa
Bersatu menjunjung tinggi negara
Andaikan menguasai dunia terhadap tanah air

Surabaya, 8 April 2017

Puisi Tentang Bogor

Puisi-Puisi Ivan Aulia

Bogor Bersama Selendang Budaya

Kau tenun kain selendang
Memendak kaki di atas fajar membentang pagi
Iringi lagu hening serupa sungai berdenyut pelan
Tangan mematik jari
Persembahkan budaya bogor

Andaikan tradisi sedekah bumi
Tanah mengusik sesajen
Memberkati nenek moyang
Mendengar musik begitu tenang
Berjalan pelan mengulat silat
Sungguh ku pesona alam

Bogor, 8 April 2017

Keheningan Jiwa

Bukit sedang terdiam
Hanya mengalir pagi hingga malam
Lepas sejenak nafas yang tenang
Bagaikan awan mengulir air langit
Betapa sunyi di hempas udara
Suara bukit langit mendengarmu

Walau dengar begitu jauh
Membuatku peluk hati yang beku
Bendera menonggak sejahtera
Bumi akan lestari

Bogor, 8 April 2017

Taman

Bertumbuh bunga
Berembun udara yang lestari
Serdadu dingin begitu sejuk
Bersimpuh
Pagi yang tenang
Bergemuruh dengan air yang jernih
Tiada satupun yang berjelaga
Bersama kupu-kupu terbang disinari langit pagi cerah

Mentari tersinggah fajar
Melebar jalan yang lurus
Tak akan tersirna seiring waktu berganti
Menunggu masa depan yang nanti

Bogor, 8 April 2017

Serpihan Hujan

Pagi menyambut hujan
Betapa badai menghitam
Menakuti ceria
Bahagia ditengah sakit

Habis melanda lembar basah
Melawan darah penuh ambisi
Nyawa dipertaruhkan
Tak lagi bergumam atau bersimpuh
Bertimpa reruntuhan alam tak lagi berjumpa

Surabaya, 8 April 2017

Darimana Cinta Dihelus Helai Rambut Panjang?

Sekian helai rambut panjang sampai ruas jalan sanggupkah merawat helainya? Yakin tiap pagi disisir meski tangan pendek? Bagaimana mengeser...