Jumat, 28 Juli 2017

Ibu Kembali Pulang

Ketika mengusap di kota
Foto keluarga memerlukan persaudaraan
Seperti hadiah sempat diberikan
Sebelum pergi Ibu dibekali kekuatan
Di sana menemui cobaan begitu berat
Saat mentari senyap
Ibu tinggal sendiri
Anak menderu air mata
Serupa memanjatkan angin
Serupa pergi tanpa bekas noda
Barang milik Ibu dibawakan
Perjuangan mengenggam usaha
Memunggu bulir

Seperti menetap jalan baru
Duduk di atas gunung
Membalik wajah orang
Mengetik tugas harian
Namun di bawah sadar
Menginginkan pulang
Jangan lagi mengusap nada

Bersiap untuk kembali ke kota kenangan
Tiada kegerihan mengesah gelap
Tidak tahu mengeram jemput
Senyum diterpang luka
Selamat bahagia
Ditengah jalan berbaring di pohon
Tidur pinggir batang pohon
Layaknya menetap di alam

Anak menatap langsung
Lari dan tiada lagi pilihan kedua
Mengayomi genggaman Ibu
Sambil menangis luka Ibu
Kubur mengenyap surga
Menabur bunga atas kehormatan istimewa
Bagi perempuan agung tanpa ditinggal rekan dan saudara

Surabaya, 27 Juli 2017

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Darimana Cinta Dihelus Helai Rambut Panjang?

Sekian helai rambut panjang sampai ruas jalan sanggupkah merawat helainya? Yakin tiap pagi disisir meski tangan pendek? Bagaimana mengeser...